7 Manfaat Mengikuti Pelatihan Kerja dari Program Kartu Prakerja Pemerintah

Meningkatkannya angka pengangguran yang terjadi belakangan ini sebenarnya memang bukan tanpa sebab. Melainkan disebabkan oleh pandemi virus Corona yang membuat banyak sektor mengalami kebangkrutan. Pada akhirnya mereka juga memutuskan untuk memangkas jumlah karyawannya, jadi membuat pengangguran juga kian membludak, sementara itu jumlah lapangan kerja yang tersedia juga begitu sedikit. Sehingga membuat banyak orang bersaing untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

 


Dalam fase ini pemerintah mulai membuat terobosan baru yaitu kartu prakerja, dimana nantinya bisa mendapatkan pelatihan intensif prakerja bagi mereka yang masih mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia kerja. Bentuk pelatihannya juga sangat beragam, tentunya banyak juga manfaat yang dapat dirasakan dengan adanya pelatihan prakerja ini, yaitu:

 

1. Membantu meningkatkan efektivitas kerja, karena dengan adanya karyawan yang terlatih maka nantinya bisa menggunakan bahan dan juga peralatan kerja secara lebih baik dan juga ekonomis jika dibandingkan dengan mereka yang tidak terlatih.


2. Meningkatkan produktivitas, karyawan yang sudah terlatih sebelumnya juga memiliki produktivitas lebih baik dibandingkan dengan yang masih pemula. Sehingga nantinya hasil pekerjaan juga lebih banyak, mempengaruhi kuantitas output yang dihasilkan.


3. Standarisasi prosedur, adanya karyawan yang terampil nantinya akan bisa mencapai target yang diinginkan oleh perusahaan tersebut.


4. Menjadi minim pengawasannya, mempekerjakan seorang karyawan yang sudah terlatih memungkinkan perusahaan tidak perlu mengawasi secara ketat, karena memang mereka sudah ahli, hal ini dapat menghemat energi dan pastinya juga pengeluaran.


5. Keterampilan terasah secara lebih baik, hal ini juga bagus untuk meningkatkan keterampilan kerja, hal yang cukup sulit untuk didapatkan oleh perusahaan saat mempekerjakan karyawan baru yang belum berpengalaman.


6. Moral yang baik, tak hanya pelatihan keterampilan saja, melainkan juga moral di dalam dunia kerja. Hal ini dapat membentuk sikap loyalitas yang lebih besar.


7. Dapat menggunakan keterampilannya secara sistematis.

 

Anda bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang bermanfaat tersebut atau memilih pelatihan lain layaknya belajar bahasa inggris online di English First.

 

 


Share:

Waspada Virus Corona Menginfeksi Ibu Hamil

Kasus virus corona yang menginfeksi ibu hamil terus meningkat di berbagai wilayah. Tak hanya menunjukkan gejala yang cukup berat, ibu hamil yang terkena virus corona bisa mengalami risiko buruk seperti kematian. Demi mencegah risiko terkena infeksi corona, Anda wajib memperhatikan perubahan jadwal pemeriksaan ke dokter kandungan atau bidan setempat. Pasalnya, jadwal pemeriksaan di rumah sakit atau klinik Deli Serdang memiliki aturan tersendiri guna mengurangi penularan virus corona. 



Kiat menjaga kehamilan selama masa pandemi


Ibu hamil yang terpapar virus corona rentan mengalami masalah kesehatan yang bisa membahayakan diri sendiri dan bayi yang dikandung. Namun, pemeriksaan harus tetap dilakukan sesuai prosedur untuk mengetahui kondisi kesehatan buah hati tercinta. 


Ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan sejak trimester pertama hingga trimester ketiga jelang kelahiran si kecil. Jika jadwal pemeriksaan di rumah sakit atau klinik Deli Serdang terbatas akibat pandemi, ibu hamil harus menjaga kesehatan diri dengan menerapkan kiat sehat berikut :


1. Menjaga pola makan yang bergizi 


Hal pertama yang wajib diperhatikan oleh ibu hamil adalah menjaga pola makan yang sehat dan bergizi. Pastikan nutrisi yang dibutuhkan janin dalam kandungan terpenuhi meski Anda menjalani masa PSBB. 


Sebaiknya buat jadwal menu makanan 4 sehat 5 sempurna setiap hari, ya! Misalnya karbohidrat dari menu makanan nasi, sereal atau roti, protein hewani dan nabati, vitamin, mineral, serat, zat besi, dan lain-lain. 


Ibu hamil harus mengkonsumsi cairan lebih banyak untuk menghindari risiko dehidrasi. Anda bisa memilih camilan sehat yang baik untuk kesehatan janin seperti yoghurt, susu rendah lemak dan hindari alkohol. 


2. Mentaati protokol kesehatan yang berlaku 


Demi menjaga kehamilan dari risiko tertular virus corona, Anda wajib menaati protokol kesehatan yang berlaku. Rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, memakai masker saat bepergian ke tempat umum, menjaga jarak dengan orang lain, dan aturan kesehatan lain. Jika tidak perlu keluar rumah, sebaiknya Anda menghindari bepergian ke tempat umum dan terkena risiko tertular virus corona.


3. Melakukan olahraga 


Selain istirahat yang cukup, ibu hamil harus rutin melakukan olahraga yang direkomendasikan seperti yoga atau senam hamil Jika Anda memang tidak bisa jalan pagi karena aturan ketat PSBB, bisa melakukan senam ibu hamil di rumah saja. Ibu hamil perlu kondisi tubuh yang tetap bugar dengan sirkulasi darah yang lancar. 


4. Menjaga kesehatan mental 


Tidak hanya menjaga kesehatan fisik semata, ibu hamil harus menjaga kesehatan mental dengan baik. Masa pandemi memang butuh adaptasi baru sebab kondisi PSBB mempengaruhi semua aspek kehidupan termasuk aktivitas fisik dan ekonomi. Ada baiknya Anda memperhatikan kesehatan mental dengan baik, ya! Kelola stress pada ibu hamil dengan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti membaca buku, memasak, berkebun, dan lain-lain. 


Temukan dokter kandungan terbaik di Deli Serdang 


Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan rutin selama menjalani kehamilan. Buat Anda yang tinggal di kawasan Deli Serdang, bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk mendapatkan informasi menjaga kesehatan ibu hamil di klinik atau rumah sakit terkait. Halodoc akan memberikan informasi rumah sakit atau poliklinik dokter kandungan dan kebidanan yang bisa membantu pemeriksaan kehamilan Anda. 


Demi mengurangi risiko terkena virus corona, Anda bisa melakukan pengaturan jadwal pemeriksaan dengan dokter yang dipilih. Setidaknya Anda tidak perlu mengantri di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Lebih praktis dan efisien, bukan? Jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan selama Anda melakukan pemeriksaan di rumah sakit, ya!




Share:

Terkini