Apa Bisa Hamil Meski Terdiagnosa Penebalan Dinding Rahim?

Di awal siklus haid, yaitu sekitar 2 minggu sebelum seorang wanita mengalami menstruasi, indung telur mulai menyiapkan satu sel telur, untuk kemudian dilepaskan dari ovarium (proses ini disebut ovulasi). Selanjutnya, telur berjalan melalui saluran tuba falopi menuju ke dalam rahim. Pada saat yang sama, lapisan rahim menjadi tebal untuk menyiapkan tempat bersarang bagi sel telur yang telah dibuahi. Jika telur tidak dibuahi oleh sperma, lapisan dinding rahim mulai luruh dan dikeluarkan dari tubuh, yang mana proses ini dikenal dengan menstruasi. Semuanya ini kemudian dimulai dari awal lagi, yang mana pengulangan kejadian inilah yang kemudian disebut siklus menstruasi. 

Setiap kali anda mengalami menstruasi, pastikan untuk menggunakan merk pembalut yang aman menurut bpom demi menjaga kesehatan organ kewanitaan anda dan menghindari kemungkinan infeksi yang bisa memicu penyakit di area organ kewanitaan, yang mungkin bisa menjalar ke dalam lapisan rahim.


Lapisan rahim adalah tempat implantasi embrio, karenanya lapisan yang sehat adalah penting untuk kehamilan.  Ketebalan lapisan rata-rata setelah periode menstruasi berakhir adalah sekitar 3 milimeter, penebalan lapisan ini terjadi akibat pengaruh estrogen dan biasanya mencapai ketebalan 6 sampai 13 mm pada saat ovulasi. Jika lapisan lebih tebal dari 15 mm, maka akan menyulitkan penanaman embrio. Pengukuran lapisan rahim dapat dilakukan melalui USG panggul. Lapisan yang terlalu tebal dikenal sebagai hiperplasia endometrium.

Bagi anda yang mengalami penebalan lapisan yang berlebihan dari ketebalan normal, obat-obatan mungkin diresepkan untuk meluruhkan lapisan tersebut. Selama pengobatan dan menstruasi anda kembali dimulai, periksakan kembali lapisan rahim Anda melalui ultrasound. Jika lapisannya masih lebih tebal dari biasanya, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan langkah selanjutnya.  Dokter mungkin merekomendasikan untuk melakukan biopsi endometrium, di mana sepotong kecil lapisan dikuret atau diambil dan diuji untuk memastikan tidak ada sel abnormal yang dapat menyebabkan penebalan. Dengan menjalani biopsi endometrium, yang mana prosedurnya dilakukan di antara hari ke 22 dan ke 24, diharapkan kemungkinan hamil jika mengalami penebalan dinding rahim juga akan semakin besar.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Label